Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Makna Tembang Sluku-Sluku Bathok

 Sluku-sluku Bathok, adalah salah satu tembang yang sering di nyanyikan anak-anak sambil bermain, tembang ini mengandung nasihat yang dalam. Karena tembang dolan ini di ciptakan oleh para wali dalam menyebarkan ajaran islam di Nusantara.

Sluku-Sluku Bathok


Berikut adalah lirik tembang Sluku-Sluku Bathok :

Sluku-sluku bathok Bathoke ela-elo

Si Rama menyang Solo Oleh-olehe payung mutho

Mak jentit lolo lo bah Yen mati ora obah

Yen obah medeni bocah Yen urip golekko dhuwit


Makna dan Arti tembang Sluku-Sluku Batok Sebagai berikut :

Lirik Sluku-Sluku Bathok


Sluku-sluku bathok : artinya mandikanlah batinmu. Membersihkan batin dulu sebelum membersihkan badan atau raga. Sebab lebih mudah membersihkan badan dibandingkan membersihkan batin atau jiwa.

Bathoke ela-elo : maksudnya hatinya senantiasa berdzikir kepada Allah, diwaktu senang apalagi susah, dikala menerima nikmat maupun musibah, sebab setiap persitiwa yang dialami manusia, pasti mengandung hikmah.

Si Rama menyang Solo : siram (mandilah, bersuci) menyang (menuju) Solo (Sholat). Mandilah, bersucilah, kemudian kerjakanlah shalat. Menyadari betapa besarnya anugerah dan jasa yang telah diperoleh manusia dan betapa bijaksana Allah dalam segala ketetapan dan pekerjaan-Nya.

Kesadaran ini dapat mendorong seorang hamba untuk beribadah kepada Allah sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah diterima.

Oleh-olehe payung motha : bertaubat sebelum datangnya maut. Manusia hidup di alam dunia tidak sekedar memburu kepentingan duniawi saja, tetapi harus seimbang dengan urusan-urusan ukhrowi.

Mak jentit lolo o bah : kematian itu datangnya tiba-tiba, tak ada yang tahu. Tak bisa dimajukan atau dimundurkan walau sesaat. Sehingga saat kita hidup, kita harus senantiasa bersiap dan waspada. Selalu mengumpulkan amal kebaikan sebagai bekal untuk dibawa mati.

Yen obah medeni bocah : Saat kematian datang, semua sudah terlambat. Kesempatan beramal hilang. Banyak ingin minta dihidupkan tapi Allah tidak mengijinkan. Jika mayat hidup lagi maka bentuknya menakutkan dan mudharat-nya akan lebih besar.

Yen urip golekno dhuwit : Kesempatan terbaik untuk berkarya dan beramal adalah saat ini. Saat masih hidup. Pengin kaya, pengin membantu orang lain, pengin membahagiakan orang tua: 

sekaranglah saatnya. Ketika uang dan harta benda masih bisa menyumbang bagi tegaknya agama Allah. Sebelum terlambat, sebelum segala pintu kesempatan tertutup.

Demikianlah Makna Tembang “SLUKU-SLUKU BATHOK”. Bukan hanya untuk sekedar tembang dolanan, akan tetapi merupakan Nasihat dan peringatan agar kita selalu inggat kepada Tuhan.

Post a Comment for "Makna Tembang Sluku-Sluku Bathok"