Candi Gunung Gangsir

 Candi Gunung Gangsir terletak di Desa Gunung Gangsir Kecamatan Beji, sekitar 18 km dari kota Pasuruan. Candi ini sebenarnya bernama bernama Candi Kebon candi, namun karena letaknya di Desa Gunung Gangsir, maka masyarakat setempat menyebutnya Candi Gunung Gangsir. 

Tidak banyak informasi yang bisa didapat mengenai candi yang konon dibangun pada masa pemerintahan Raja Airlangga, yaitu sekitar abat ke-11 M. Walaupun diperkirakan berasal dari masa sebelum kerajaan Singasari, akan tetapi Candi Gunung Gangsir dibangun mengguna kan bahan batu bata, bukan batu andesit.


Candi Gunung Gangsir

Candi Gunung Gangsir


Mengenai fungsi Candi Gunung Gangsir tidak didapatkan informasi yang jelas. Menurut cerita masyarakat setempat tujuan pemba-ngunan candi ini sebagai penghormatan kepada Nyi Sri Gati, yang dijuluki Mbok Randa Derma (janda murah hati), atas jasanya dalam membangun pertanian masyarakat di daerah itu.

Nyi Sri Gati mengajarkan cara bercocok tanam kepada para masyarakat pengembara, sehingga sejak saat itu, masyarakat pengembara tersebut menetap dan hidup dari bercocok tanam. Mereka menjadikan padi sebagai makanan pokoknya.

Dan Nyi Sri Gati menerima sisa bibit padi yang kemudian ternyata berubah menjadi permata sehingga membuat Nyi Sri Gati menjadi wanita kaya raya yang dermawan. Kaki candi berbentuk segi empat dengan dengan ukuran sekitar 15 m x 15 m x 15 m.


Candi Gunung Gangsir


Di dalam tubuh candi terdapat ruangan yang konon cukup luas, sehingga dapat menampung 50 orang. Pintu masuk ke ruangan tersebut terletak di sebelah barat, berjarak sekitar 5 m dari tanah. Untuk mencapai pintu terdapat tangga yang cukup lebar, yang menjorok jauh ke barat.

Pada dinding di sisi kanan dan kiri atas pintu terdapat relung yang terlihat seperti tempat meletakkan arca. Relung di sisi selatan sudah hancur, sementara yang di sisi utara masih tampak bekasnya. Saat ini atap candi berbentuk melengkung dengan ujung tumpul seperti puncak gunung.

0/Post a Review/Review