Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

GARWO dalam KEARIFAN BUDAYA JAWA

 Salah satu bentuk penghormatan kepada perempuan dalam KEARIFAN BUDAYA JAWA menyebut istri dengan kata " GARWO ". SIGARANING NYOWO artinya belahan jiwa, separuh nyawa. Dua raga satu nyawa.

Garwo


.Garwo, kata orang sigarane nyowo

Artinya separuh nyawa kita

agak ekstrim memang

Untuk mengistilahkan hubungan suami-istri

Terminologinya pasangan itu satu kesatuan

Jika garwo kita sakit maka kita juga merasakan

Bila garwo kita bahagia, kita juga merasa bahagia


Garwo juga sebagai penasehat

Pelengkap, Penghibur, Pengkritik dan lainnya.

Ya namanya saja separuhnya nyawa kita.

Maka jika kita sebagai separuhnya melenceng, Garwo yang ingatkan

Jika kita lagi susah, Garwo yang hibur.


Jika kita lagi ada masalah, Garwo lah yang kasih saran dan nasehat.

Kan.....separuhnya nyawa tuh...

Kalau melenceng gak ingetin ....

Ya bisa jalannya masuk got

Kalau susah gak di hibur.......

Ini bahayanya...bisa cari hiburan yang lain.

Garwo jawa


ada masalah gak di kasih solusi

Bisa stres nich separuh nyawa kita

Garwo satu kesatuan yang berimbang

Apa yang terjadi pada garwo kita

Akan terjadi pada kita.

Garwomu akan membawamu pada senyum ataupun tangis.

.

Maka jagalah senyum dan tangisnya

Seperti saat dia tersenyum saat kau meminangnya.

Dan menangis haru saat kau menikahinya.

Post a Comment for "GARWO dalam KEARIFAN BUDAYA JAWA"